Review Buku : Make It Happen! - Prita Hapsari Ghozie



Seperti yang terulis dalam blurb di sampul belakang, buku ini berisi tahapan – tahapan dalam perencanaan keuangan untuk mewujudkan berbagai mimpi Anda. Untuk aku pribadi, buku ini seperti wake up call menggugah kembali mimpi – mimpi yang sedang tertidur sekaligus mengatur kembali mimpi untuk lebih realistis. Loh kok? Iya soalnya dalam buku ini banyak perhitungan yang bikin ngeri – ngeri sedap. Ha. Dan lagi, buku ini tidak hanya melemparkan ide bermimpilah setinggi langit namun juga mengenai apa yang harus dilakukan  dan dipersiapkan.

Tahapan awal untuk mewujudkan mimpi adalah dengan mengisi daftar jujur. 
 

Agar mimpi kita tercapai, kita juga perlu mengecek kondisi finansial saat ini apakah sudah sehat atau belum. Karena kondisi finasial yang sehat sangat penting untuk menunjang meraih mimpi.

Indikator sehat finansial itu apa saja sih?

1. Punya dana darurat

2. Mampu mengelola utang

3. Punya rumah tinggal

4. Punya dana pendidikan

5. Punya tabungan hari tua

6. Mampu mengendalikan gaya hidup

7. Punya asuransi

8. Tahu portofolio keuangan keluarga

Hayoo check & recheck kesehatan finasial masing - masing, semakin banyak indikator yang telah dipersiapkan berarti rapot kesehatan finasial kamu semakin oke. 

Bagian favorit dari buku ini…

-          5 Prioritas Anggaran. Ketika hilal gaji sudah nampak, bagilah uangmu untuk 5 pos, yaitu Zakat, Assurance, prevent consumption, future spending dan investment.  5 Pos itu idealnya semuanya bisa diisi, jangan hanya habis di pos kebutuhan untuk hidup bulan ini (prevent comsumption). Sekali lagi, ini idealnya loh.

-          Punya rekening yang berbeda berdasarkan peruntukkannya. Sepertinya aku mau mengikuti saran untuk punya Saving Account, Shopping Account, dan Playing Account. Supaya apa? Supaya bisa ngerem belanja onlinenya kakaak...

-          Gimana bisa isi pos investment dan future spending kalau gaji hanya cukup untuk gaya hidup? Mulailah investasi dengan HAPSARI (HAnya Satu Lembar Aja Sehari). Penulis bukan hanya mengedukasi pembaca mengenai berbagai macam investasi namun juga bisa menyihir agar bisa menyegerakan untuk berinvestasi.

-          Membuat catatan harian uang (Money diary). Sebenarnya gagasan ini cukup sering aku dengar. Aku sering memulai resolusi untuk rajin menuliskan catatan pengeluaran namun hanya bertahan beberapa hari saja. Ternyata membuat catatan harian keuangan selama 30 hari memang dianjurkan oleh konsultan keuangan. Baiklah, Hayuk mulai lagi!

Refleksi pribadi setelah membaca buku ini

  • Pilih – pilih jenis investasi dan pilihan jatuh (kembali) ke berkebun LM. 
  • Berencana untuk memulai gerakan HAPSARI 
  • Dana Pendidikan Anak! Dana pendidikan anak semakin  tahun semakin mihil. Kalau tidak disiapkan dari sekarang bisa berimbas tidak siap untuk menyekolahkan anak dengan fasilitas terbaik. Terlepas rizki mah timana wae dan sudah dijamin oleh ALLAH SWT, memang betul namun mempersiapkan dari sekarang merupakan salah satu ikhtiar kita sebagai orangtua. Jadi, invest LM untuk dana pendidikan anak.
  • Dana Darurat ! Besarnya minimal 3 kali lipat pengeluaran dalam satu bulan. Eng…okelah sepertinya bisa dikondisikan dengan menyesuaikan biaya gaya hidup.
  • Dana jaminan hari tua...harapan saya kelak semoga bisa melewati masa pensiun dengan tenang dan anak perlu menjadi bagian dari sandwich generation

Selain menambah wawasan mengenai perencanaan keuangan, terdapat pula contoh simulasi yang bisa langsung dipraktekan. Sebagai penutup,  buku ini layak untuk dijadikan ‘kitab’ perencanaan keuangan bagi segala kalangan terutama bagi pasangan yang baru menikah dan menginginkan mewujudkan mimpi bersama.


Share:

0 komentar